Sejarah Pengadilan

PROFIL DAN SEJARAH SINGKAT 
PENGADILAN AGAMA KOTA TASIKMALAYA

Pengadilan Agama Kota Tasikmalaya merupakan Pengadilan Agama Kelas II yang dibentuk berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2011 tanggal 24 Februari 2011, bersamaan dengan pembentukan 15 Pengadilan Agama lainnya di seluruh Indonesia, yaitu  Pengadilan Agama Kota Banjar, Pengadilan Agama Amurang, Pengadilan Agama Marisa, Pengadilan Agama Parigi, Pengadilan Agama Andoolo, Pengadilan Agama Pasar Wajo, Mahkmah Syaríyah Tiga Redelong, Pengadilan Agama Kota Padang Sidempuan, Pengadilan Agama Mentok, Pengadilan Agama Lebong, Pengadilan Agama Batu Licin, Pengadilan Agama Taliwang, Pengadilan Agama Labuan Bajo, Pengadilan Agama Nunukan, dan Pengadilan Agama Arso.

Meskipun demikian, Pengadilan Agama Kota Tasikmalaya baru mulai beroperasi sejak diresmikan oleh Dirjen Badan Peradilan Agama MARI waktu itu (Drs. H. Wahyu Widiana, MA) pada tanggal 22 Nopember 2011. Sesaat setelah PA Kota Tasikmalaya diresmikan kemudian dilantik Ketua PA Kota Tasikmalaya pertama, yaitu Drs. Uu Abdul Haris, MH oleh Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Bandung (Drs. H. Hasan Bisri, SH, M.Hum).  Sedangkan Wakil Ketua PA Kota Tasikmalaya pertama ada Drs. Asep M. Ali Nurdin, MH dan Panitera/sekretaris dijabat oleh Misbahul Bahri, S.Ag.

Pada saat  itu PA Kota Tasikmalaya belum memiliki gedung sendiri, sehingga untuk beroperasi melayani para pencari keadilan Pengadilan Agama Kota Tasikmalaya menempati gedung milik Kementrian Agama Kabupaten Tasikmalaya di. Jl. Sutisna Senjaya. PA Kota Tasikmalaya menempati gedung tersebut sekitar 6 bulan lamanya.

Pada awal diresmikannya, PA Kota Tasikmalaya baru memiliki 12 pegawai dan telah beroperasi sejak hari kedua diresmikan. Akan tetapi PA Kota Tasikmalaya sudah dapat beroperasi menerima dan memeriksa perkara di minggu pertama sebanyak kurang lebih 50 perkara dan pada bulan berikutnya menerima sekitar 200 perkara.

PA Kota Tasikmalaya kemudian pindah dan menempati gedung PA Kabupaten Tasikmalaya yang telah pindah menempati gedung baru di Singaparna, dan telah memiliki 24 Pegawai dengan rata-rata perkara yang diterima perbulan  sekitar 200 perkara;

Sejak bulan September 2013 Pengadilan Agama Kota Tasikmalaya dipimpin oleh Dra. Siti Zurbaniyah, SH, MHI sebagai Ketua dan Drs. Abun Bunyamin, SH sebagai Wakil Ketua.

Perkara yang masuk dan diterima oleh PA Kota Tasikmalaya pada tiap tahun selalu meningkat, baik dalam jumlah maupun kualitas perkaranya yang semakin beragam, meskipun dengan keterbatasan pegawai yang dimilikinya.

Pada September 2016 PA Kota Tasikmalaya berganti Pimpinan, di ketuai oleh Drs. Abun Bunyamin, SH., MH. Yg di promosikan menjabat Ketua, Fakhrurazi, S.Ag., M.H.I menjabat Wakil Ketua dan H. Endang Pipin, SH. menjabat Panitera serta Wawan Darmawan, S.Ag. menjabat Sekertaris.

Diawal tahun 2017 PA Kota Tasikmalaya kembali pindah untuk menempati gedung baru di Jl. Letnan Harun Kelurahan Sukarindik Kecamatan Bungursari yang diresmikan oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama Jawa Barat Drs. Bahrussam Yunus, SH., MH. mewakili Ketua Mahkamah Agung Prof. Dr. H. M. Hatta Ali, SH., MH.

Kembali pada bulan September di tahun 2017 PA Kota Tasikmalaya berganti Ketua, dan sampai saat ini PA Kota Tasikmalaya diketuai oleh Drs. H. Misbah, M.H.I. dan memiliki 41 pegawai.